BERITABANJARMASIN.COM - Dua Sekolah Dasar (SD) di Banjarmasin masih kekurangan murid. Hal ini ditengarai karena minimnya minat orang tua siswa menyekolahkan anaknya yang sudah berusia enam tahun ke SD dan lebih memilih sekolah yang punya pembelajaran keagamaan lebih kuat.
Hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, Kamis (20/6/2019). Dikatakannya, dua sekolah tersebut adalah SDN Melayu 5 dan SDN Kelayan Timur 9. "Jumlah murid dengan daya tampung sekolah tidak sesuai. Itu salah satu sebabnya," jelas dia.
Selain itu, kebanyakan orangtua murid lebih cenderung ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah yang memiliki pembelajaran khusus keagamaan.
Jadi, jika dalam tiga tahun berturut-turut ada sekolah yang kekurangan jumlah murid maka akan digabung dengan dekolah yang terdekat jaraknya. "Nasib guru tetap terjamin, karena Banjarmasin juga masih kekurangan jumlah guru PNS," tandasnya. (arum/sip)
Hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, Kamis (20/6/2019). Dikatakannya, dua sekolah tersebut adalah SDN Melayu 5 dan SDN Kelayan Timur 9. "Jumlah murid dengan daya tampung sekolah tidak sesuai. Itu salah satu sebabnya," jelas dia.
Selain itu, kebanyakan orangtua murid lebih cenderung ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah yang memiliki pembelajaran khusus keagamaan.
Jadi, jika dalam tiga tahun berturut-turut ada sekolah yang kekurangan jumlah murid maka akan digabung dengan dekolah yang terdekat jaraknya. "Nasib guru tetap terjamin, karena Banjarmasin juga masih kekurangan jumlah guru PNS," tandasnya. (arum/sip)
Posting Komentar